Senin, 06 Maret 2017

Lelah

Malam ini….seharusnya aku  istirahat, setelah seharian lelah jiwa lelah raga tapi mata ini rasanya tak mampu terpejam saat aku teringat semua kejadian tadi siang rasanya sedih dan sakit sekali hingga air mata ini….tak lagi mampu aku bendung. 

Dalam hati ada begitu banyak gejolak rasa, benci, sakit hati dan kecewa yang selama ini terpendam dan tak mampu terucap karena memang aku bukanlah siapa-siapa.

Jadi apapun yang aku rasa saat ini biarlah akan tetap menjadi rahasia hati,hanya saja satu hal yang tidak dapat aku rubah kenapa selalu saja ada rasa yang selama ini senantiasa tumbuh dalam jiwa di antara kita.

Dan aku…, seperti biasa tak pernah bisa berbuat lebih selain berusaha ikhlas memaafkan, pasrah dan berserah kepada-Nya, Allah SWT yang maha kaya pemilik alam semesta dunia dan seisinya.

Sabtu, 11 Februari 2017

Gerimis Pagi

Sabtu pagi
Minggu ke dua di bulan Februari
Menikmati Gerimis pagi,
Senandungnya begitu lembut
Tanpa nada dan tanpa suara
Sama seperti saat mendengarkan suara hati
Yang selalu membisikkan banyak hal dalam kebisuan
Tentang apa yang aku pikirkan
Apa yang aku lihat
Apa yang aku dengar
Dan apa yang selama ini aku rasakan
Karena….,ketika hati bicara
Sesungguhnya  tak pernah berbohong,
Jujur sepenuh jiwa
Selalu setia mengungkap dan membisikkan
Tentang semua kelemahan dan kekuatan diri apa adanya

Sabtu, 29 Oktober 2016

Kenangan Di Perbatasan

Image From Google
Saat ku terjaga.....
Jam menunjukkan pk 2.00 dini hari.
Di luar masih terdengar rintik hujan
Gemericik iramanya.......,
Menambah kesunyian 
Dalam keheningan malam
Semuanya terasa begitu senyap
Ingin rasanya melupakan segalanya
Perasaan sedih, ketakutan juga perasaan tertekan
Yang sudah begitu dalam membuat hatiku terluka
Aku sungguh tak berdaya
Saat semua bayangan kenangan masa silam datang melintas dlm angan
Malam itu aku benar-benar sendiri
Tak ada kerabat juga sahabat ataupun handai taulan
Aku terus berjalan menyusuri sepanjang jalan 
Menuju perbatasan tanpa tujuan
Hingga waktu fajar datang menjelang  
Ya Allah mohon tunjukan jalan
Hamba memohon pertolonganmu....atas semua yang terjadi
Ketika keinginan dan kenyataan sudah tak sejalan
Tak ada lagi yang bisa kulakukan selain pasrah kepadaMu Ya Allah....,

Tuhan semesta alam, tempat sandaran hatiku yang sesungguhnya
Engkaulah yang maha tau atas segalanya

Sabtu, 24 September 2016

Dalam Diam....,Hatiku Terluka


Image From Google
Kehidupan......
Terkadang kau membuatku bahagia
Terkadang pula kau membuatku sedih dan gelisah
Terkadang juga.....membuat hatiku kecewa
Seperti kemarin, kau begitu membuatku tak berdaya
Di antara timbunan masalah yang begitu rumitnya
Hingga aku tak kuasa berucap kata sekedar untuk berkeluh kesah
Sungguh, Dalam diam....hatiku begitu terluka




Sabtu, 09 Juli 2016

Ini Tentang Rasaku

Sabtu Malam....,9 Juli 2016

Ada rasa yang tak dapat ku ungkap setiap kali mengingat lembaran episode kehidupanku. Entah bagaimana sebaiknya aku harus bersikap, semuanya selalu saja membuat hati ini merasa tak berdaya. Setiap kali bertemu sepertinya sudah tidak ada lagi pertanyaan lain, selain tentang anak,  kesuksesan dan kemegahan duniawi yang seakan akan menjadi symbol kebahagiaan kehidupan sebuah keluarga.


Image From Google

Terkadang semua pertanyaan itu terasa begitu menghujam di jantungku. Taukah engkau…., kenapa bibir ini terasa kelu tak kuasa untuk menjawabnya, karena memang semua pertanyaan itu adalah hak prerogative Allah SWT.

Sebagai manusia biasa aku tidak bisa berbuat lebih selain berdoa dan berusaha sedangkan keputusan akhir tentu saja sepenuhnya hanya milik Allah. Rasanya kurang etis kalau harus membandingkan perjalanan kehidupan antara yang satu dengan yang lainnya, bukankah perjalanan takdir kehidupan seseorang sudah ditentukan Allah jauh sebelum terlahir ke dunia ini.

Tapi Terkadang Ada saatnya hati ini tak kuasa menahan semua gejolak dan perasaan tentang segala kata yang menggores dan melukai hati tentu saja aku akan merasakannya juga sama seperti yang lainnya. 

Jumat, 24 April 2015

Ketika Hati bicara

Image From Google
Boleh jadi kamu membenci sesuatu,
padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu,
Allah mengetahui,
sedangkan kamu tidak mengetahui.
                                      (QS. Al-Baqarah 2:216)

Senin, 23 Juni 2014

Terima Kasihku Untukmu....

Assalamualaikum…

Puji Syukur aku panjatkan semata-mata hanyalah kehadirat Allah SWT pemilik alam semesta dunia dan seisinya yang telah memberikan segala nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua terutama nikmat iman, nikmat islam dan juga nikmat sehat yang sungguh tak ternilai harganya dalam hidup kita selama ini.
Dok Pribadi
Nikmat sehat,  merupakan sebuah kenikamatan besar yang Allah SWT berikan kepada kita meskipun terkadang kita baru menyadarinya disaat kita sedang merasakan nikmat sakit. Sehat dan sakit adalah dua kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada setiap manusia termasuk juga aku yang Alhamdulillah setelah tujuh bulan lamanya melewati nikmat sakit akibat kecelakaan yang mengakibatkan tangan dan kaki  mengalami patah tulang dan dengan sangat terpaksa harus menjalani operasi untuk di pasang pen pada tangan sebelah kiri dan kaki sebelah kanan agar dapat berfungsi normal kembali.

Kejadiannya begitu tiba-tiba, rasanya cepat sekali, di suatu siang saat jam istirahat dalam keadaan  setengah sadar aku menabrak sebuah mobil bermuatan besi yang sedang berhenti disisi kiri jalan. Saat itu tangan dan kakiku tidak dapat digerakan, aku merasa melihat tubuhku tergeletak bersimbah darah dalam kerumunan banyak orang. Tapi sedikitpun aku tidak merasakan kesakitan, saat itu yang aku rasakan hanyalah kesedihan yang amat dalam. Setelah itu aku tidak ingat lagi apa yang terjadi.

Dan Saat tersadar ternyata aku sudah berada diruang UGD sebuah rumah sakit bersama suamiku, aku tak kuasa menahan tangis, air mataku tumpah karena kesedihan dan rasa sakitku bercampur menjadi satu.

Karena pertimbangan berbagai hal untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan terbaik keesokan harinya aku menjalani operasi patah tulang di sebuah rumah sakit khusus patah tulang di  kota solo selama satu pekan. Hari-hari selanjutnya dalam masa penyembuhan aku menjalani perawatan di rumah. Selama dalam masa penyembuhan ada begitu banyak kenangan dan perjuanganku bersama suami sebagai perawat dan terapis pribadi yang handal dan tulus ikhlas penuh kesabaran merawatku hingga dapat berjalan lagi seperti sedia kala. 

Alhamdulillah…terima kasih ya Allah atas kesembuhan dan nikmat sehat ini, Terima kasih juga kepada suami tercinta sahabat sejatiku teman seperjuangan hidupku yang telah begitu sabar dan telaten merawat dan mensuport aku untuk bisa berjalan kembali.


I Love You my husband